HIKMAH SUFI

**Hikmah Sufi**

ZUHUD SUFI

PELAJARAN ZUHUD DARI RASULULLAH

Abu Hurairah pernah mendengar Nabi SAW bersabda, “Sesungguhnya ada tiga orang Bani Israel, seorang berkulit belang, seorang berkepala botak dan yang lain matanya buta. Allah ingin menguji mereka, maka Dia mengirim malaikat.
Malaikat ini kemudian mendatangi orang yang berkulit belang dan bertanya kepadanya: “Apa yang paling kamu sukai?”
“Warna (kulit) yang bagus, kulit yang indah dan sembuhnya penyakit yang membuat orang jijik kepadaku,” jawab orang berkulit belang.
Lalu, Malaikat tersebut mengusap tubuhnya, maka penyakitnya pun sembuh dan ia diberi warna yang bagus dan kulit yang indah.
“Harta apa yang paling kamu senangi?” tanya Malaikat lagi.
“Unta,” jawabnya. Lalu dengan ragu dia pun menyebut “Sapi.”
Akhirnya, dia pun diberi unta yang hampir melahirkan. Malaikat berkata kepadanya,”Semoga Allah memberkahinya untukmu.”
Kemudian, Malaikat pun pergi dan mendatangi orang yang berkepala botak, lalu bertanya, “Apa yang paling kamu sukai?”
“Rambut yang indah dan sembuhnya penyakit yang membuat orang jijik kepadaku.”
Dengan sekali usap, Malaikat pun memenuhi permintaannya, penyakit orang tersebut pun sembuh dan dia diberi rambut yang indah.
“Harta apa yang paling kamu senangi?”
“Sapi,” jawabnya singkat.
Maka dia pun diberi sapi bunting.
“Semoga Allah memberkahinya untukmu,” ucap Malaikat kepadanya.
Kemudian, Malaikat mendatangi orang yang buta dan bertanya: “Apa yang paling kamu sukai?”
“Semoga Allah mengembalikan penglihatanku, sehingga aku dapat melihat manusia.”
Maka, Malaikat pun mengusap matanya, sehingga penglihatannya kembali normal.
“Harta apa yang paling kamu sukai?” tanya Malaikat lagi.
“Kambing,” jawab si buta.
Maka dia pun diberi seekor kambing yang beranak. Selanjutnya semua binatang yang diberikan itu beranak-pinak sehingga orang yang berpenyakit kulit belang dapat mempunyai peternakan unta satu lembah, orang yang botak kepalanya mempunyai peternakan sapi satu lembah dan orang yang asalnya buta memiliki peternakan kambing satu lembah.
Pada suatu ketika, Malaikat kembali mendatangi orang yang berpenyakit belang dalam bentuk dan cara seperti dia dahulu, lalu berkata: “Aku orang miskin yang telah terputus seluruh sumber rezeki dalam perjalananku, maka pada hari ini tidak ada lagi pengharapan, kecuali kepada Allah dan kamu. Demi Tuhan yang telah menganugerahimu warna yang bagus, kulit yang indah serta harta benda, aku minta seekor unta untuk membantuku dalam perjalanan.”
“Masih banyak sekali hak-hak yang harus kupenuhi,” jawabnya.
“Aku seperti mengenal kamu, bukankah kamu yang dahulu berpenyakit kulit belang, yang membuat orang-orang jijik melihatmu. Bukankah engkau yang dahulu fakir lalu diberi harta oleh Allah?” tanya Malaikat.
“Aku mewarisi harta ini secara turun-temurun,” jawabnya lagi.
“Kalau kamu berdusta, semoga Allah menjadikan kamu seperti dahulu lagi,” jawab Malaikat.
Setelah itu, malaikat tadi mendatangi orang yang dahulu berkepala botak dalam bentuknya seperti dahulu, lalu berkata kepadanya seperti apa yang dikatakannya kepada orang yang berkulit belang, dan orang itu menjawabnya seperti jawaban orang yang belang tadi.
Akhirnya Malaikat pun berkata: “Jika kamu berdusta, semoga Allah menjadikan kamu seperti dahulu lagi.”
Kemudian, sesudah itu Malaikat juga mendatangi orang yang dahulu bermata buta dalam bentuk dan cara seperti dahulu, lalu berkata: “Aku orang miskin yang mengembara dan telah terputus seluruh sumber rezeki dalam perjalananku, maka pada hari ini tidak ada lagi pengharapan, kecuali kepada Allah dan kamu. Demi Tuhan yang telah memulihkan penglihatanmu, aku minta seekor kambing untuk membantuku dalam perjalanan.”
“Dahulu aku buta, lalu Allah memulihkan penglihatanku, maka ambillah apa yang kamu inginkan dan tinggalkanlah apa yang tidak kamu inginkan. Demi Allah aku tidak akan membebani kamu untuk mengembalikan sesuatu yang telah kamu ambil untuk Allah.”
Maka malaikat berkata: “Peganglah hartamu itu semua, karena kamu sekalian hanya sekedar diuji, kamu telah diridai Rabb-mu, sedangkan kedua sahabatmu telah dimurkai Allah. (HR Muslim)

Advertisements
Posted in HIKMAH SUFI | Leave a comment

CIRI CIRI 7 NAFSU DAN SIFAT-SIFATNYA

CIRI CIRI SIFAT NAFSU

MENGENAL 7 NAFSU DAN SIFAT-SIFATNYA

الانفس السبعة واوصافه

Mengetahui nafsu (dan sifat-sifatnya) itu salah satu sebab dan syarat makrifat/mengenal kepada Alloh. Sebab Rosululloh saw. Bersabda :

من عرف نفسه فقد عرف ربه “siapa yang bisa mengetahui/mengenal nafsunya maka dia bisa mengenal Tuhannya (makrifat billah).

Para ulama’ ahli tasawwuf berkata :

( 1). والجهل با لله حرام ومعرفة الله واجب “Bodoh (tidak mengenal) Alloh itu hukumnya haram, dan makrifat (mengenal) Alloh itu hukumnya wajib.    (lebih jelasnya lihat di kitab متممات جامع الاصول  hal 228).

(2). اعلم ان معرفة النفس فرض عين لكل فرد من افراد الإنسان لأن معرفة الرب موقوفة على معرفة النفس لقوله عليه الصلاة والسلام

من عرف نفسه فقد عرف ربه”.

  “Ketahuilah bahwa sesungguhnya mengetahui nafsu itu hukumnya wajib atau fardhu ‘ain, pada tiap-tiap manusia, sebab mengenal Tuhan itu syaratnya harus mengenal nafsunya. Karena Nabi telah bersabda : barang siapa mengenal nafsunya maka ia bisa mengenal Tuhannya. (Keterangan ada di kitab متممات جامع الاصول صحيفه  hal 230).

Apakah nafsu itu ?

Nafsu ialah jisim(bentuk) yang halus yang diciptakan oleh Alloh dua ribu tahun sebelum Alloh menciptakan jasad. Adapun jisim tersebut sebelum berhubungan/bertemu dengan jasad itu disebut Ruh, dan ketika bertemu/berhubungan dengan jasad disebut Nafsu, Ruh sebelum mengenal apa-apa (selain Alloh), Ruh itu selalu Istifadhoh dihadapan Alloh tanpa perantara,. Adapun Nafsu berhubung sudah berkumpul pada jasad lalu bisa mengenal selain Alloh, yang menyebabkan lupa dan jauh dengan Alloh, dan menjadikan hijab untuk wushul /Musyahadah kepda Alloh, Istifadhoh minalloh dan ma’rifat billah. Apabila Nafsu sudah seperti itu maka membutuhkan beberapa peringatan(pengobatan) seperti memperbanyak dzikir, Tawajjuh, Mujahadah,Muroqobah dan mauidhoh hasanah, supaya segera ingat dan taqorrub kepada Alloh, bisa wushul, Musyahadah, makrifat dan Istifadhoh minalloh.

  Alloh berfirman :  وذكر فان الذكري تنفع المؤمنين

 “ Hai Muhammad ingatkan( berilah peringatan pada umatmu), sebab peringatan itu bermanfaat pda orang-orang yang beriman.”  (Keterangan bisa anda lihat di kitab اسعاد الرفيق  juz 2. Hal 18).

NAFSU MANUSIA ITU ADA TUJUH

 (1). النفس الامارة  Nafsul-amaroh. Yaitu: Nafsu yang selalu memerintahkan kejelekan. Alloh telah berfirman dalam Al-qur’an : وان النفس لامارة بالسوء

  “Sesungguhnya nafsu itu selalu perintah kepada kejelekan”.

Adapun sifat-sifatnya diantaranya: 1. البخل Bakhil. 2. الحسد  Dengki. 3. الجهل Bodoh. 4. الكبر  Sombong. 5. الغضب  Marah. 6. الحرص Sangat cinta dunia (grangsang). 7. الشهوة  Senang melakukan perkara jelek/hina.

Adapun warna sinar/cahayanya yaitu biru, Tempatnya di tengah-tengah

antara kedua alis mata(latifah nafs) لطيفة النفس .   Sehingga orang ahli thoriqoh menggunakan lathifah-lathifah untuk dzikir Alloh (الله الله الله  ) supaya lathifah penuh dengan Nur Ilahiyyah, penuh hidayah, Inayah dan mendapat rahmat dari Alloh, sehingga sifat-sifat madzmumah(tercela) yang bertempat pada lathifah bisa terusir dan sirna, dan diganti dengan sifat-sifat Mahmudah(terpuji).

(2).  النفس اللوامه  Nafsu Lauwamah. Yaitu : Nafsu yang selalu menyesali (maido) setelah melakukan maksiat/dosa.                                                             Alloh berfirman :  لا اقسم بيوم القيامة ولا اقسم بالنفس اللوامة “Aku bersumpah demi hari qiyamat, dan aku bersumpah dengan Nafsu yang amat menyesali dirinya sendiri.{ Maksudnya: bila ia berbuat kebaikan ia juga menyesal kenapa ia tidak berbuat lebih banyak, apalagi kalau ia berbuat kejahatan }”

  Adapun sifat sifatnya itu banyak, diantaranya : 1. اللوم  Menyesal(maido)         2. الهوي  Mengikuti kesenangannya. 3. المكر  Menipu. 4. الغيبة Menggunjing(ngrasani). 5. الرياء  Riyak(pamer). 6. الظلم  Aniaya(dholim). 7.الغفلة  Lupa(pada Alloh). 8. الكذب  Bohong. 9. العجب  Ujub(membanggakan amalnya). Dan lain-lainnya.

  Adapun warna sinar/cahaya Nafsu Lauwamah yaitu Kuning. Tempatnya dibawah susu kiri kira-kira dua jari,( لطيفه القلب  Lathifah Qolbi).       Keterangan:

النفس اللوامة اى النفوس الشريفه التي لاتزال تلوم نفسها في الدنيا والاخرة فاذا اجتهد في الطاعة تلوم نفسها على عدم الزياده واذا قصرت تلوم نفسها على التقصير

 (Nafsu lauwamah yakni nafsu yang mulia, yang tidak habis-habisnya untuk menyesali dirinya sendiri, didalam masalah dunia dan akhrat. Sebab nafsu ini ketika semangat beribadah/taat, ia menyesal karena merasa kurang banyak ketaatannya, apalagi ketika ia berbuat dosa.(ket, Kitab تفسير منير  juz 2, hal 414).

(3). ألنفس الملهمة  Nafsu Mulhimah, yaitu Nafsu yang selalu mendapat ilham supaya berbuat menunaikan kebaikan.                                                                Alloh berfirman: ونفس وما سواها. فألهمها فجورها وتقواها  “dan nafsu serta penyempurnaannya (ciptaannya). Maka Alloh mengilhamkan kepada nafsu itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya”.

 Adapun sifa-sifat nafsu Mulhimah itu banyak sekali, diantaranya :   1. السخاوةDermawan(loman) 2. القناعة  Qona’ah(menerima). 3. التوبة  Taubat. 4. التواضع Tawadhu’(merendahkan diri). 5. الصبر  Sabar(tahan uji). 6. التحمل Mempertahankan(mbetah-mbetahke). 7. الحلم  Lemah lembut(murah hati). Dan lain-lainnya.

    Adapun warna sinar/cahaya Nafsu Mulhimah yaitu merah. Tempatnya dibawah susu kanan kira-kira dua jari,( لطيفه الروح lathifah Ruh).

(4). النفس المطمئنة  Nafsu Mutmainnah yaitu nafsu yang sudah tenang, tentram dan selamat dari sifat-sifat madzmumah (tercela). Alloh berfirman :

يا ايتها النفس المطمئنة ارجعي الى ربك راضية مرضية

 “Hai jiwa/nafsu yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya.”.

Adapun sifa-sifat Nafsu Mutmainnah itu banyak sekali, diantaranya :  1. الجود Memberi(lomo). 2. التوكل  Tawakkal(berserah diri kepada Alloh). 3. العبادة Ibadah (menghamba kepada alloh dengan ikhlas). 4. الشكر  berSyukur (kepada Alloh). 5. الرضى  Ridho(terhadap semua kehendak Alloh). 6. خشية  Takut kepada Alloh. Dan lain-lainnya.

      Adapun warna sinar/cahaya Nafsu Mutmainnah yaitu putih. Tempatnya diantara dada dan susu kiri kira-kira dua jari, (لطيفة السر lathifah sirri).

Keterangan: 

النفس المطمئنة: هي التي لا يستفزها خوف ولا حزن وهذه الخاصة قد تحصل عند الموت عند سماع البشارة من الملائكة وتحصل عند البعث وعند دخول الجنة بلا شك

  Nafsu Mutmainnah ini nafsu yang tidak terpengaruh dengan perkara-perkara yang menakutkan atau menyusahkan, khususiyyah ini terkadang muncul ketika mati, dan mendapat kabar gembira dari malaikat, terkadang muncul ketika dibangkitkan dari kubur, dan terkadang muncul ketika masuk surga.( Keterangan lihat di kitab  تفسير منير juz 2 hal 446).

(5). النفس الراضية Nafsu Rodhiyah yaitu : Nafsu yang sudah Ridho terhadap semua ketentuan dan kehendak Alloh dalam segala hal.

Dalam al-qur’an disebutkan “  ارجعي الى ربك راضية . Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas.” yakni ridho dengan semua ketentuan Alloh. Atau juga firman Alloh : ورضوا عنه “dan mereka sama ridho dengan ketentuan Alloh”  yakni orang-orang yang mempunyai sifat khosyah/taqwa kepada Alloh mendapat balasan dari Alloh, sehingga jiwa/nafsunya puas dan ridho terhadap semua ketentuan Alloh.

Adapun sifa-sifat Nafsu Rodhiyah itu banyak sekali, diantaranya : 1. الذكر Dzikir(ingat kepada Alloh). 2. الاخلاص  Ikhlas(hanya kepada Alloh). 3. الوفاءWafa’( Menepati janji). 4. الورع  Waro’(menjaga dari perkara syubhat terlebih yang haram). 5. الزهد  Zuhud(meninggalkan senang dunia dan merasa cukup dengan yang halal walupun sedikit). 6. الكرامات  Karomah( kemuliaan). 7.العشق  Rindu kepada Alloh.  Adapun warna sinar/cahaya Nafsu Rodhiyah yaitu hijau. Tempatnya seluruh badan lahir batin (لطيفة القالب/سرالسر lathifah Qolab /Sirru-sirri).

(6). النفس المرضية  Nafsu Mardhiyyah yaitu : nafsu yang sudah mendapatkan keridhoan dari Alloh. Dalam al-qur’an disebutkan : ارجعي الى ربك راضية مرضية“Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya”. Yakni : sowan /menghadapnya kepada Alloh sudah diridho oleh Alloh.  Atau firman Alloh : رضي الله عنهم  “Alloh benar-benar telah ridho kepda mereka( orang-orang yang mempunyai sifat khosyah dan taqwa kepada Alloh), sehingga nafsunya menjadi nafsu yang Mardhiyyah.

Adapun sifa-sifat Nafsu Mardhiyyah itu banyak sekali, diantaranya :                  1. حسن الخلق  Baik budi pekertinya. 2. اللطف بالخلق  Belas kasih kepada semua makhluk. 3. ترك ما سوى الله  Meninggalkan semua perkara selain Alloh.             4. التقرب الى الله  Taqorrub, mendekatkan diri kepada Alloh. 5.التفكر فى عظمة الله  Berfikir tentang keagungan Alloh. 6. الرضى بما قسم الله  Ridho dengan pembagian dari Alloh. Dan lain lain.   .  Adapun warna sinar/cahaya Nafsu Mardhiyah yaitu hitam. Tempatnya antara susu kanan dan dada, kira-kira dua jari,( لطيفة الخفي lathifah khofy).

(7). النفس الكاملة  Nafsu kamilah yaitu: Nafsu yang sudah bersih dari semua sifat-sifat madzmumah(tercela), dan sempurna sifat-sifat kebaikannya, dan juga welas asih kepada semua makhluk. Nafsu ini juga disebut nafsu shofiyyah (نفس صافية ). Nafsu Kamilah termasuk golongan orang-orang sholihin dan diberikan Musyahadah kepada Alloh didunia dan di akhirat.  Alloh berfirman dalam Al-qur’an : فادخلي في عبادي وادخلي جنتي.   “ (hai nafsu kamilah) Masuklah kamu didalam golongan hamba-hambaku (yang sholihin), dan masuklah kamu dalam surgaku”. (keterangan). Firman Alloh (فادخلي في عبادي)  itu ditafsiri   dengan :
 (اى مع الصالحين) وادخلي جنتي (اى مع الصالحين لتفوزي بالنعيم المقيم الى ان قال وادخلي جنة شهودى فى الدنيا ما دامت فيها وهي الجنة المعجله. وجنة الخلود فى العقبى وهذا النداء الواقع فى الدنيا يسمعه العارفون اما فى المنام او بالالهام .

Pengertian tafsir ini yaitu apabila nafsu sudah menjadi nafsu kamilah, karena sifat-sifatnya yang baik dan sempurna, maka Alloh dawuh dan memerintahkan supaya nafsu itu masuk kedalam golongan orng-orang yang sholih, dan masuk kedalam surganya Alloh. Adapun surga itu ada dua macam : 1. Surga didunia yaitu berupa Musyahadah ila-lloh. Dan 2. Surga diakhirat yang kekal. Panggilan dan pernyataan Alloh (dalam ayat diatas) itu bisa didengar oleh semua orang yang sudah Makrifat bi-llah, ada yang lewat mimpi dan ada pula yang melalui ilham. ( ket, dari kitab حاشبة الصاوى  juz 4, hal 318).

Adapun sifa-sifat Nafsu Kamilah itu banyak sekali, diantaranya : 1. علم اليقين‘ilmul yaqin. 2. عين اليقين  ‘ainul yaqin. 3. حق اليقين  Haqqul yaqin. 4. العزلة ‘uzlah (menyendiri dari maakhluk). 5. الصمت  Diam(dari perkataan yang jelek). 6. الصدق  Sidq(jujur). 7. الاعانة  Membantu pada makhluk. 8. الامتثال لاوامر الله Memenuhi semua perintah Alloh. Dan lain lain. Adapun nafsu kamilah tidak mempunyai warna cahaya yang khusus, karena mengandung antara enam warna cahaya  nafsu yang tersebut diatas.. Tempatnya di tengah-tengah dada (لطيفة الاخفى lathifah Akhfa).

(Keterangan dari kitab الفيوضات الربانيه hal 34-38. Dan kitab قطر الغيث  hal 5).

Dalam kitab Tanwierul-qulub hal 465. Diterangkan :

{1}

والنفس: هي جوهر مشرق على البدن فان اشرق على ظاهر البدن وباطنه حصلت اليقظة وان اشرق على باطن البدن دون ظاهره حصل النوم وان انقطع اشراقه بالكلية حصل الموت

  “Nafsu yaitu: jisim(bentuk) halus yang bisa menyinari badan lahir dan batin maka akan menimbulkan terjaga(melek/tidak tidur). Apabila menyinari battin saja, maka akan menimbulkan tidur. Apabila terputus keseluruhan(tidak menyinari lahir batin), maka akan menimbulkan kematian.”

{2}

واصل كل معصية وغفلة وشهوة وشرك هو الرضا عن النفس. واصل كل طاعة ويقظة وعفة ومشاهدة عدم الرضا عنها

Asal usul/pokok dari pada kemaksiatan, ghoflah (lupa pada Alloh), syahwat (kesenangan), dan kemusyrikan itu sebab ridho dengan hawa nafsu. Dan asal usul/ pokok daripada ketaatan, terjaga (melek), terhindar dari barang haram, syubhat dan makruh, dan musyahadah (melihat Alloh), itu sebab tidak adanya ridho dengan nafsu. 

Firman Alloh :  واما من خاف مقام ربه ونهى النفس عن الهوى فان الجنة هي المأوي“Dan Adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya. Maka sesungguhnya surgalah tempat tinggalnya”. 

 Rosululloh saw. Bersabda : لا يؤمن احدكم حتى يكون هواه تابعا لما جئت به        tidak sempurna iman seseorang kecuali hawa nafsunya mengikuti apa yang aku bawa(yang dibawa nabi yaitu syari’at islam). Keterangan ada di  تفسير صاوي  juz 4 hal 286.

{3}

فحينئذ لاشئ انفع للعبد من تهذيب نفسه. ولها باعتبار تاثرها بالمجاهدات سبع مرات

Maka dari itu tidak ada perkara yang lebih bermanfaat bagi hamba, kecuali membersihkan nafsunya.  Dan  untuk membersihkan nafsu supaya bisa berhasil, sebaiknya melalui mujahadah tujuh yang akan diterangkan selanjutnya.

MUJAHADAH DAN CARA MENGOBATI NAFSU

المجاهدة وعلاج الانفس السبعة

     Mujahadah menurut arti bahasa, yaitu Perang. Menurut arti syariat yaitu memerangi musuh Alloh, akan tetapi menurut arti istilah ulama’ ahli thoriqot/Haqiqot yaitu memerangi hawa nafsu, terutama nafsu Ammaroh.

Rosululloh saw. Bersabda : المجاهد من جاهد نفسه في طاعة الله  “orang yang berjuang (perang sejati) yaitu, orang yang perang melawan hawa nafsunya didalam masalah taat kepada Alloh.”

 Bahkan berperang melawan hawa nafsu, menurut Nabi disebut perang yang agung/besar, tentu balasannya juga besar.

 Rosululloh bersabda :

قد رجعنا من الجهاد الاصغر الى الجهاد الاكبر قالوا وما الجهاد الاكبر يا رسول الله ؟ قال جهاد النفس

 “ Sebenarnya kita pulang dari perang kecil dan menuju ke perang yang besar, lalu para sahabat bertanya : perang besar apalagi ya Nabi? Nabi saw. Menjawab : perang besar yaitu perang melawan hawa nafsu”.

  Sebaiknya para ikhwan yang mengamalkan Thoriqoh, supaya melakukan mujahadah, sebab mujahadah itu termasuk penyebab wushul ila-lloh yang agung.  Syeih dhiya’ud-din Ahmad Mustofa berkata :والمجاهدة فى الله من اعظم اسباب الوصول الى الله “Mujahadah karena Alloh itu termasuk penyebab wushul ila-lloh yang paling besar.”  Keterangan bisa anda jumpai di , kitab متممات جامع الاصول  hal 221.

Syeih Abu Ali Ad-Daqoq berkata :

من زين ظاهره بالمجاهدة حسن الله سرائره بالمشاهدة واعلم ان من لم يكن فى بدايته صاحب مجاهدة لم يجد من هذه الطريقة شمعة تنير له الطريق

 “ Barang siapa menghias angota lahirnya dengan mujahadah, maka Alloh memperbaiki anggota batinnya (hatinya) dengan Musyahadah. Ketahuilah, sesungguhnya orang yang pada tingkat permulaannya tidak mujahadah, maka pelaksanaan thoriqohnya tidak akan menemukan penerang/nur, yang menerangi jalan menuju Alloh (wushul ila-lloh)”. kterangankitab رسالة القشيريه hal 98.

Syeih Abdul Qodir al-Jilani ra. Berkata :

وقال الشيخ عبد القادر الجيلاني رضي الله عنه

قال لي ربي بطريق الالهام والكشف المعنوي

يا غوث الاعظم ” المجاهدة بحر من المشاهدة وحيتانه الواقفون فمن اراد الدخول فعليه باختيار المجاهدة لان المجاهدة بذر المشاهدة

يا غوث الاعظم طوبي لعبد مال قلبه الى المجاهده وويل لعبد مال قلبه الى الشهوات

يا غوث الاعظم اذا اردت ان تنظر الي في محل فاختر قلبا فارغا عن سوائى

(1). Alloh swt sudah dawuh kepadaku melalui ilham dan  mukasyafah : Hai Wali Ghouts yang agung, Mujahadah itu sebagai lautannya Musyahadah. Adapun ikan-ikannya yaitu orang-orang yang hatinya wukuf (berhenti) di hadapan Alloh.  Dan barang siapa ingin masuk ke lautan Musyahadah, maka harus menempuh cara mujahadah, karena mujahadah itu sebagai bibitnya musyahadah.

(2). Hai wali Ghouts yang agung , sangatlah beruntung orang yang hatinya condong/ingin sekali mujahadah, dan celaka bagi orang yang hatinya condong kepada kesenangan .

(3).  Hai wali Ghouts yang agung, apabila engkau ingin melihat aku pada suatu tempat, maka usahakan untuk mengkosongkan hati dari selain Aku.

   Bagaimana cara Mujahadah nafsi (memerangi hawa nafsu kita) ?

   Menurut keterangan dari kitab Tanwierul-qulub karya Syeih Muhammad Amin Al-Kurdy An-Nasyabandy ra. Hal 467. Tentang cara melawan hawa nafsu itu banyak sekali bisa melalui : Dzikir, Sholat, Puasa,Shodaqoh dan lain-lainnya tergantung  pada guru yang memberi petunjuk dan resep mujahadah nafsu.

silahkan DONLOAD DI SINI

Wallohu a’lamu bis-showab.

wessalam  :=)  by: imam komis 😀

Posted in CIRI DAN 7 SIFAT NAFSU | Leave a comment

MENGENANG MAKAM BAQI WARISAN ISLAM YANG DIHANCURKAN SALAFI WAHABI

Pub : Von Edison AlouisciDiterjemahkan dari HISTORY OF THE CEMETERY OF JANNAT AL-BAQI Rabu 8 Syawal 1345 Hijriah bertepatan dengan 21 April 1925 Maqam (kuburan besar yang amat indah) di Jannatul al-Baqi di Madinah diratakan dengan tanah atas perintah Raja Ibnu Saud. Di tahun yang sama pula Raja Ibnu Saud yang Wahabi itu menghancurkan makam orang-orang yang disayangi Rasulullah SAW (ibunda, istri, kakek dan keluarganya) di Jannat al-Mualla (Mekah). Penghancuran situs bersejarah dan mulia itu oleh Keluarga al-Saud yang Wahabi itu terus berlanjut hingga sekarang. Menurut beberapa ulama apa yang terjadi di tanah Arabia itu adalah bentuk nyata konspirasi Yahudi melawan Islam, di bawah kedok Tauhid. Sebenarnya, tujuan utamanya adalah secara sistematis ingin menghapus pusaka dan warisan Islam yang masih tersisa agar Kaum Muslim terputus dari sejarah Islam. Asal Muasal al-Baqi Secara harfiah “al-Baqi” berarti Taman Pepohonan. Dikenal juga sebagai “Jannat al-Baqi” karena “keramatnya” sejak keluarga dan sahabat Rasulullah dimakamkan di tempat ini. Sahabat pertama yang dimakamkan di al-Baqi adalah Usman bin Madhoon yang wafat 3 Syaban tahun 3 Hijriah. Rasulullah memerintahkan menanam pepohonan di sekitar pusaranya. Rasul juga meletakkan dua buah batu di antara makam sahabatnya itu. Tahun berikutnya putra Rasulullah Ibrahim wafat saat masih bayi. Dengan derai air mata Rasulullah memakamkan putranya tercinta itu di al-Baqi. Sejak itulah penduduk Madina ikut juga memakamkan sanak saudaranya di al-Baqi. Apalagi setelah mendengar sabda Rasulullah,” Salam sejahtera untukmu wahai orang yang beriman, Jika Allah berkenan, kami akan menyusulmu. Ya Allah, ampunilah ahli kubur al-Baqi’. Tanah pemakaman al-Baqi perlahan pun diperluas. Tak kurang dari 7000 sahabat Rasulullah dikuburkan di sini. Termasuk juga ahlul baytnya yaitu Imam Hasan bin Ali, Imam Ali bin Husayn, Imam Muhammad al-Baqir, dan Imam Ja’far al-Sadiq. Selain itu, saudara Rasulullah yang dimakamkan di al-Baqi adalah Bibi Safiyah dan Aatikah. Di al-Baqi dimakamkan pula Fatimah binti al-Asad (Ibunda Imam Ali bin Abi Thalib). Khalifah Usman dimakamkan di luar al-Baqi namun belakangan karena perluasan makam maka ia termasuk di al-Baqi. Imam Mazhab Sunni yang terkenal, Malik bin Anas, juga dimakamkan di al-Baqi. Tak pelak al-Baqi adalah tempat amat bersejarah bagi Kaum Muslimin di seluruh jagat raya. Al-Baqi dalam Perspektif Ahli Sejarah Umar bin Jubair melukiskan al-Baqi saat ia berkunjung ke Madinah berkata, “al-Baqi terletak di timur Madinah. Gerbang al-Baqi akan menyambut anda saat tiba di al-Baqi. Saat anda masuk kuburan pertama yang anda lihat di sebelah kiri adalah kuburan Safiyah, bibi Rasulullah. Agak jauh dari situ terletak pusara Malik bin Anas, Salah seorang Imam Ahlus Sunnah dari Madinah. Di atas makamnya didirikan sebuah kubah kecil. Di depannya ada kubah putih tempat makam putra Rasulullah Ibrahim. Di sebelah kanannya adalah makam Abdurahman bin Umar putra Umar bin Khatab, dikenal sebagai Abu Shahma. Abu Shahma dihukum cambuk oleh ayahnya karena minum khamar. Hukuman cambuk untuk peminum khamar seharusnya tidak hingga mati. Namun Umar mencambuknya hingga ajal merenggutnya. Di hadapan kuburan Abu Shahma adalah makam Aqeel bin Abi Thalib dan Abdulah bin Ja’far al-Tayyar. Di muka kuburan mereka terbaring pusara isteri Rasul dan Abbas bin Abdul Mutalib. Makam Imam Hasan bin Ali, terletak di sisi kanan dari gerbang al-Baqi. Makam ini dilindungi kubah tinggi. Di sebelah atas nisan Imam Hasan adalah makam Abbas bin Abdul Muthalib. Kedua makam diselimuti kubah tinggi. Dindingnya dilapisi bingkai kuning bertahtakan bintang indah. Bentuk serupa juga menghias makam Ibrahim putra Rasulullah. Di belakang makam Abbas berdiri rumah yang biasa digunakan Fatimah binti Rasulullah AS. Biasa disebut “Bayt al-Ahzaan” (Rumah Duka Cita). Di tempat ini putri Rasulullah biasa berkabung mengenang kepergian ayahnya tercinta Rasulullah SAWW. Di ujung penghabisan al-Baqi berdiri kubah kecil tempat Usman di makamkan. Di dekatnya terbaring ibunda Ali bin Abi Thalib Fatimah binti Asad.” Satu setengah abad kemudian pengelana terkenal Ibnu Batutah mengunjungi al-Baqi dan menemukan al Baqi tidaklah berbeda dengan yang dilukiskan Ibnu Jubair. Ia menambahkan, “Al-Baqi adalah kuburan sejumlah kaum Muhajirin dan Anshar dan sahabat Nabi lainnya. Kebanyakan mereka tidaklah dikenal.” Berabad-abad lamanya al-Baqi tetap keramat dengan berbagai perbaikan bangunan yang diperlukan. Semuanya berakhir diabad 19 kala Kaum Wahabi muncul. Mereka menajiskan pusara mulia dan menunjukkan sikap kurang ajar pada para syahid dan para sahabat Nabi yang dimakamkan di sana. Muslim yang tidak sependapat dicap sebagai kafir dan dikejar-kejar untuk dibunuh. Penghancuran Pertama al-Baqi Kaum Wahabi percaya menziarahi makam dan pusara Nabi, Imam dan para syuhada adalah pemujaan terhadap berhala dan pekerjaan yang tidak Islami. Mereka yang melakukanya pantas dibunuh dan harta bendanya dirampas. Sejak invasi pertama ke Irak hingga kini, faktanya, Kaum Wahabi, dan penguasa Negara teluk lainnya membantai Kaum Muslim yang tidak sepaham dengan mereka. Tak pelak lagi seluruh dunia Islam sangat menghormati pemakaman al-Baqi. Khalifah Abu Bakar dan Umar bahkan menyatakan keinginannya untuk dimakamkan di dekat makam Rasulullah. Sejak 1205 (1805 M) Hijriah hingga 1217 Hijriah (1817 M) Kaum Wahabi mencoba menguasai Semenanjung Arabia namun gagal. Akhirnya 1217 Hijriah mereka berhasil menguasai Thaif dengan menumpahkan darah muslim yang tak berdosa. Mereka memasuki Mekah tahun 1218 Hijriah dan menghancurkan semua bangunan dan kubah suci, termasuk kubah yang menaungi sumur Zamzam. Tahun 1221 H, Kaum Wahabi masuk kota Madinah dan menajiskan al-Baqi dan semua mesjid yang mereka lewati. Kaum Wahabi bahkan mencoba menghancurkan pusara Rasulullah, namun entah dengan alasan apa usaha gila itu dihentikan. Di tahun-tahun berikutnya jemaah haji asal Irak, Suriah dan Mesir ditolak untuk masuk kota Mekah untuk berhaji. Raja al-Saud memaksa setiap muslim yang ingin berhaji harus menjadi Wahabi atau jika tidak akan dicap sebagai kafir dan dilarang masuk kota Mekah. Al-Baqi pun diratakan dengan tanah tanpa menyisakan apapun, termasuk nisan atau pusara. Belum puas dengan tindakan barbarnya Kaum Wahabi memerintahkan tiga orang kulit hitam yang sedang berziarah ke pusara Nabi untuk menunjukkan tempat persembunyian harta benda. Raja Ibnu Saud merampas harta benda itu untuk dirinya sendiri. Ribuan Muslim melarikan diri dari Mekah dan Madinah. Mereka menghindari kejaran Kaum Wahabi. Muslim di seluruh dunia mengutuk tindakan Saudi dan mendesak khalifah kerajaan Otoman menyelamatkan situs-situs bersejarah dari kehancuran. Dibawah pimpinan Muhammad Ali Basha mereka menyerang Hijaz, dengan bantuan suku-suku setempat, akhirnya mereka menang, lalu ia mengatur hukum dan pemerintahan di Hijaz, khususnya Mekah dan Madinah. Sekaligus mengusir keluarga al-Saud. Muslim di seluruh dunia bergembira. Di Mesir perayaan berlanjut hingga 5 hari! Tak diragukan lagi kegembiraan karena mereka bisa pergi haji dan pusara mulia pun diperbaiki lagi. Tahun 1818 Masehi Khalifah Ottoman Sultan Abdul Majid dan penggantinya Sultan Abdul Hamid dan Mohammad, merekonstruksi semua tempat suci, memperbaiki semua warisan Islam yang penting. Dari 1848 M hingga 1860 M, biaya perbaikan telah mencapai 700 ribu Poundsterling. Sebagian besar dana diperoleh dari uang yang terkumpul di makam Rasulullah. Tindakan Barbar Kedua Kaum Wahabi Kerajaan Ottoman telah mempercantik Madinah dan Mekah dengan memperbaiki semua bangunan keagamaan dengan arsitektur bercita rasa seni tinggi. Richard Burton, yang berkunjung ke makam Rasulullah tahun 1853 dengan menyamar sebagai muslim asal Afghanistan dengan nama Abdullah mengatakan Madinah dipenuhi 55 mesjid dan kuburan suci. Orang Inggris lain yang datang ke Madinah tahun 1877-1878 melukiskan keindahan yang setara dengan Istambul. Ia menulis tentang dinding putih, menara berhias emas dan rumput yang hijau. Tahun 1924 Wahabi masuk ke Hijaz untuk kedua kalinya Untuk kedua kalinya pula pembantaian dan perampasan dilakukan. Orang-orang di jalan dibantai. Tak terkecuali perempuan dan anak-anak jadi korban. Rumah-rumah diratakan dengan tanah. Awn bin Hashim menulis: lembah-lembah dipenuhi kerangka manusia, darah kering berceceran di mana-mana. Sulit untuk menemukan pohon yang tidak ada satu atau dua mayat tergeletak di dekat akarnya. Madinah akhirnya menyerah setelah digempur habis Kaum Wahabi. Semua warisan Islam dimusnahkan. Hanya pusara Nabi SAW yang tersisa. Ibnu Jabhan (Ulama Wahabi) memberikan alasan mengapa ia merasa harus meratakan makam Nabi SAW, “Kami tahu nisan di makam Rasulullah bertentangan dengan akidah dan mendirikan mesjid di pemakamannya adalah dosa besar.” Pusara Sang Syahid Hamzah bin Abdul Muthalib (ra) paman Nabi (saw) beserta syahid perang Uhud lainnya dihancurkan. Masjid Nabi dilempari. Setelah protes dari Kaum Muslim sedunia Ibnu saud berjanji akan memperbaiki bangunan bersejarah tersebut. Namun janji itu tidak pernah ditepati. Ibnu Saud juga berjanji Hijaz akan dikelola pemerintahan multinasional, khsusnya menyangkut Madinah dan Mekah. Namun janji itu tinggalah janji. Tahun 1925 giliran Janat al-Mulla pemakaman di Mekah dihancurkan. Ikut juga dihancurkan rumah tempat Rasulullah dilahirkan. Sejak itulah hari duka untuk semua muslim di jagat raya. Tidakkah mengherankan Kaum Wahabi menghancurkan makam, pusara mulia dan semua tempat-tempat bersejarah bagi dunia Islam (semuanya diam tak bergerak), sementara itu raja-raja Saudi dijaga dengan ketat mengabiskan jutaan dolar? Hujan Protes Tahun 1926 protes massal Kaum Muslim bergerak di seluruh dunia dan mengeluarkan Fatwa dan Resolusi tentang daftar kejahatan Wahabi dibuat. Isinya antara lain: 1. Penghancuran dan penodaan tempat suci, di antaranya rumah kelahiran Nabi, pusara Bani Hasyim di Mekah dan Jannat al-Baqi (Madinah), penolakan Wahabi pada muslim yang melafalkan al-Fatihah di makam-makam suci tersebut. 2. Penghancuran tempat ibadah di antaranya Masjid Hamzah, Masjid Abu Rasheed, dan pusara para Imam dan sahabat. 3. Campurtangan pelaksanaan ibadah haji. 4. Memaksa muslim mengikuti inovasi Wahabi dan menghapus aturan atas keyakinan yang diajarkan para Imam mazhab. 5. Pembantaian para sayid di Thaif, Madina, Ahsa dan Qatif. 6. Meratakan kuburan para Imam di al-Baqi Protes yang sama bermunculan di Iran, Irak, Mesir, Indonesia dan Turki. Mereka mengutuk tindakan barbar Saudi Wahabi. Beberapa ulama menulis traktat dan buku untuk mengabarkan dunia fakta-fakta yang terjadi di Hijaz adalah konspirasi karya Yahudi melawan Islam dengan berkedok Tauhid. Tujuan utamanya adalah menghapus secara sistematis akar sejarah Kaum Muslim sehingga nantinya Kaum Muslim kehilangan asal-usul keagamaannya. Berikut ini daftar makam dan tempat yang juga dihancurkan Kaum Wahabi: 1. Pemakaman al-Mualla di Mekah termasuk pusara isteri tercinta Nabi, Sayidah Khadijah binti Khuwailid, makam Ibunda Rasul Siti Aminah binti Wahhab, makam pamananda Rasul Abu Thalib (Ayahanda Ali bin Abu Thalib) dan makam kakek Nabi Abdul Muthalib 2. Makam Siti Hawa di Jedah 3. Makam ayahanda Rasul Abdullah bin Abdul Muthalib di Madinah 4. Baytl al-Ahzan Sayidah Fatimah di Madinah 5. Masjid Salman al-Farisi di Madinah 6. Masjid Raj’at ash-Shams di Madinah 7. Rumah Nabi (saw) di Madinah setelah hijrah dari Mekah 8. Rumah Sayidina Imam Ja’far al-Shadiq di Madinah 9. Komplek (mahhalla) bani Hasyim di Madinah 10. Rumah Sayidina Ali bin Abi Thalib (ra) tempat Sayidina Hasan (ra) dan Sayidina Husein (ra) dilahirkan 11. Makam Hamzah dan para syuhada Uhud di gunung Uhud Diterjemahkan dari HISTORY OF THE CEMETERY OF JANNAT AL-BAQI

BY :IMAM KOMIS

Posted in ISLAM YANG DIHANCURKAN SALAFI WAHABI | Leave a comment

HIKMAH DI SAAT KITA SAKIT

imam komis

HIKMAH DIBALIK SAKITNYA SE SEORANG

1. SAKIT ITU DZIKRULLAH.
Mereka yang menderitanya akan lebih sering dan syahdu menyebut Asma ALLAH di banding ketika dalam sehatnya.
2. SAKIT ITU ISTIGHFAR
Dosa-dosa akan mudah teringat, jika datang sakit. Sehingga lisan terbimbing untuk mohon ampun.
3. SAKIT ITU TAUHID.
Bukankah saat sedang hebat rasa sakit, kalimat thoyyibat yang akan terus digetar?
4. SAKIT ITU MUSAHABAH
Dia yang sakit akan punya lebih banyak waktu untuk merenungi diri dalam sepi, menghitung-hitung bekal kembali.
5. SAKIT ITU JIHAD.
Dia yang sakit tak boleh menyerah kalah, diwajibkan terus berikhtiar, berjuang demi kesembuhannya.
6. BAHKAN SAKIT ITU ILMU
Bukankah ketika sakit, dia akan memeriksa, berkonsultasi dan pada akhirnya merawat diri untuk berikutnya ada ilmu untuk tidak mudah kena sakit.
7. SAKIT ITU SEBUAH NASEHAT.
Yang sakit mengingatkan si sehat untuk jaga diri, yang sehat hibur si sakit agar mau bersabar, ALLAH cinta dan sayang keduanya.
8. SAKIT ITU SILATURAHIM
Saat jenguk, bukankah keluarga yang jarang datang akhirnya datang membesuk, penuh senyum dan rindu mesra? Karena itu pula sakit adalah perekat ukhuwah.
9. SAKIT ITU PELEBUR DOSA
Barang haram tercelup di tubuh dilarutkan di dunia, anggota badan yang sakit dinyerikan dan dicuci-Nya.
10. SAKIT ITU MUSTAJAB DOA.
Imam As-Suyuthi keliling kota mencari orang sakit lalu minta didoakan oleh yang sakit.
11. SAKIT ITU SLAH SATU KE ADAAN YG MENYULITKAN SYETAN.
Diajak maksiat tak mampu tak mau dosa, lalu malah disesali kemudian diampuni.
12. SAKIT ITU SEDIKIT TERTAWA dan BANYAK MENANGIS,
satu sikap keinsyafan yang disukai Nabi dan para makhluk langit.
13. SAKIT ITU MENINGKATKAN KOALITAS IBADAH,
rukuk-sujud lebih khusyuk, tasbih-istighfar lebih sering, tahiyyat-doa jadi lebih lama.
14. SAKIT ITU MEMPERBAIKI AHLAK
kesombongan terkikis, sifat tamak dipaksa tunduk, pribadi dibiasakan santun, lembut dan tawadhu.
15. Dan pada akhirnya sakit membawa kita untuk selalu ingat mati.
Semoga cepat sembuh bagi yang sedang sakit. Syafakumullah syifaa-an ‘aajilan.

BY :IMAM KOMIS 😀

Posted in HIKMAH DI KALA KITA SAKIT | Leave a comment

PENULAKAN OBAMA TERHADAP PALESTINA PATUT DI PERTANYAKAN

obama bantu israel

Washington — Satu dari tiga warga Amerika Serikat (AS) menginginkan Presiden Barrack Obama diadili di parlemen dan didepak, karena kebijakannya mendukung Israel membantai anak-anak di Jalur Gaza.

Menurut jajak pendapat yang digelar CNN/ORC International, dan dirilis Jumat (25/7) waktu setempat atau Sabtu (26/7), 33 persen warga AS berpikir presiden harus disingkirkan. Sekitar 65 persen tidak menghendaki impeachment.

Obama mengundang kritik dari dalam dan luar negeri, menyusul kebijakannya dalam perang di Suriah dan dukungan kepada Israel yang sedang membantai anak-anak Palestina di Jalur Gaza.

Sampai hari ke-19, Israel telah membunuh lebih dari 1.000 warga sipil Palestina, sebagian besar adalah anak-anak.

Sebanyak 57 persen pendukung Partai Republik mendukung pendepakan Obama. Di kubu Partai Demokrat, hanya 13 persen yang menghendaki sang presiden diturunkan. Dari kubu independen, 35 persen yang menginginkan impeachment.

Ketika ditanya kapan Kongres seharusnya meng-impeach sang presiden, 79 persen responden mengatakan; “Jika aa bukti Obama melakukan kejahatan serius, seperti berkhianat atau menerima suap.” Sebanyak 18 persen menginginkan impeachment dilakukan ketika kebijakan Gedung Putih tidak memuaskan

Fox News juga menggelar jajak pendapat, yang hasilnya dirilis pekan ini. Jajak pendapat ini menunjukan 36 persen orang AS lebih suka Obama di-impeach, dan 61 persen menentang tindakan itu. [tst]

Posted in DUKUNGAN OBAMA TERHADAP ISRAEL | Leave a comment

PELECEHAN TERHADAP AL-QU’AN

mengina al qur'an

AMPANG (Arrahmah.com) Saat ini, di tengah pemberitaan jatuhnya MH17, Malaysia juga tengah diguncang peristiwa warga etnis Cina yang dipergoki mengenakan pakaian bertuliskan ayat-ayat Al-Qur’an di pasaraya Hero Taman Dagang, Ampang, Malaysia, seperti yang dibagikan The Patriots, salah satu komunitas heterogen pencipta perdamaian melalui akun resminya di Facebook pada Sabtu (19/7/2014).

Pada publikasi tersebut, juga nampak wanita Cina tersebut tengah ditegur oleh seorang pria Arab. Ia nampak sangat marah, karena tersinggung Al-Qur’an dilecehkan wanita itu. Namun, pelaku pelecehan seolah tidak mengindahkan teguran itu, saat si wanita dimintai berfoto, dia memasang senyum tanpa merasa berdosa, seperti yang tertera pada gambar si wanita

pelecehan terhadap al-qur'an

Kepada Polisi Kerajaan Malaysia, komunitas The Patriots menghimbau agar mengambil tindakan hukum atas insiden pelecehan Qur’an tersebut. Sementara, kepada pengguna Facebook secara umum, mereka mengajak agar “menyebarkan apa yang sedang terjadi, semoga menjadi pelajaran buat kita.”

Sementara, “kepada rakan-rakan non-Islam yang lain, ketahuilah bahwa bagi kami umat Islam, ayat suci Al-Quran adalah dilarang sama sekali berada di tempat-tempat seperti lantai, bahkan mesti diletakkan di tempat tertinggi, apatah dipakaikan di badan,” demikian tegas The Patriots.

Oleh karena itu, insiden ini menunjukkan bahwa penting sekali penyebaran informasi terkait adab yang harus dilakukan masyarakat muslim dan non-muslim secara luas, baik melalui penyuluhan atau dalam bentuk iklan layanan masyarakat. Sungguh indah jika semua masyarakat dapat saling menghormati dilandasi dengan ilmu yang memadai. Demikian, seperti yang dicita-citakan the Patriots sesuai dengan 9 Pasal dalam Wawasan 2020 Malaysia.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Polisi Kerajaan Malaysia.

See more at: IMAM KOMIS

Posted in PELECEHAN TERHADAP AL-QUR'AN | Leave a comment

PEMBUNUH DAN YANG DIBUNUH KEDUANYA MASUK SURGA

Sekilas membaca judul diatas mungkin kita heran dan sedikit bingung kenapa pembunuh dan yang dibunuh masuk Surga,bukankah Nabi shallalahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda dalam potongan hadits yang shahih yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan muslim (yang artinya):

“Maka yang membunuh dan yang dibunuh keduanya di Neraka”
Untuk menghilangkan kebingungan itu marilah kita simak Hadits berikut ini,selamat menyimak

عن أبي هريرة رضي الله عنه : أن رسول الله صلى الله عليه و سلم قال (يضحك الله إلى رجلين يقتل أحدهما الآخريدخلان الجنة يقاتل هذا في سبيل الله فيقتل ثم يتوب الله على القاتل فيستشهد)

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi bersabda:”Allah Yang Mahasuci lagi Mahatinggi tertawa terhadap dua orang yang saling bunuh membunuh ,dan keduanya masuk Surga.seseorang di antaranya berperang di jalan Allah ,lalu terbunuh .Kemudian Allah menerima taubat orang yang membunuh ,dia masuk Islam,kemudian dia mati syahid.(Mutatafaq ‘alaihi,HSR.Bukhari dan Muslim)

Penjelasan Ringkas tentang Makna Hadits: 
Dalam hadits ini Rasulullah mengabarkan bahwa Allah Ta’ala tertawa terhadap dua orang yang saling bunuh membunuh dan keduanya masuk kedalam Surga,adapaunorang yang pertama terbunuh dia adalah orang yang sedang berperang di jalan Allah maka kematian dia adalah syahid maka dia masuk ke dalam Surga,dan orang yang keduasetelah dia membunuh orang yang pertama kemudian dia bertaubat dan masuk islam lalu dia pergi berjihad di jalan Allah bersama kaum muslimin dan pemimpin mereka dan dia terbunuh dijalan Allah sebagai seorang yang syahid dan masuk kedalam Surga.

Kandungan hadits:

• Penetapan sifat tertawa bagi Allah Ta’ala,dan ia merupakan salah satu sifat al-af’al (perbuatan) yang ada pada diri-Nya tentunya yang sesuai dengan kemuliaan dan kesempurnaan-Nya.Ini adalah salah satu sifat yang hanya ditetapkan oleh as-Sunnah/Hadits sendirian (maksudnya tidak bersama Al-Qur’an).Dan menurut Ahli Sunnah wal Jama’ah hal ini tidak berpengaruh karena as-Sunnah/hadits dan al-Qur’an kedudukannya sama di dalam kewajiban kita untuk mengikutinya,jadi tidak ada beda.

Dalam menetapkan sifat tertawa bagi Allah Ta’ala tidak ada cela/keburukan karena tertawa yang dimaksud berbeda dengan tertawanya makhluq,dan juga karena bab tentang sifat-sifat Allah itu satu makasemuanya dibawa atau difahami dengan cara yang satu pula.

Adapun orang yang mengatakan bahwa tertawa yang dimaksud adalah kiasan dari keridhoan dan pemberian pahala ,ini adalah jalan atau cara ahli kalam/filsafat yang mereka menafikan dan menolak sifat-sifat Allah Ta’ala,kita menggolongkan mereka termasuk golongan mua’thilah/penolak sifat Allah.Anehnya,mereka menafsirkan keridhaan dengan pahala.Demikian juga ta’ajjub dan kegembiraan (mereka menafsirkannya dengan pahala juga ) .

Cara serampangan ini menunjukan bahwa mereka tidak bersandar pada kaidah yang kuat yaitu kaidah yang ditetapkan oleh ulama salaf tanpa mempertanyakan cara/hakikat yang sebenarnya sifat itu,merubah dan menakwilkannya,mengosongkan artinya,menyerupakannnya dengan mahluk atau meyerahkan begitu saja tanpa mau memahami artinya.

Sebagian mereka mengatakan,tertawa merupakan reflek yang dilakukan oleh manusia ketika datang kepadanya hal yang menyenangkan atau menggembirakan.Dal hal itu tidak boleh disifatkan kepada Allah Ta’ala

Orang yang bingung ini mengetahui sesuatu sedikit dan tidal mengetahui banyak hal,maka dia hanya tahu substansi tertawanya dan tertawanya orang lain.Adapun tertawanya Allah Ta’ala maka tidak diketahui hakikatnya ,Sebab hakikat Dzat Allah pun tidak diketahui.Dan pembahasan tentang sifat Allah sama dengan pembahasan tentang Dzat-Nya. Semoga Allah merahmati orang yang mengetahui kemampuan akalnya dan berhenti pada keterbatasannya, serta meridhai bagi Allah apa yang diridhai-Nya bagi diri-Nya dan Rasulnya. Mahasuci Egkau ya Allah,kami tidak mempunyai ilmu melainkan apa yang telah engkau kepada kami.Sesungguhnya Engkau Mahamengetahui lagi Mahabijaksana.

• Tidak boleh berputus assa dari rahmat Allah Ta’ala, karena Islam menutup atau menghapus apa-apa yang telah lalu berupa kekafiran dan kesyirikan.
• Keharusan bertaubat dari segala macam dosa ,betapapun besarnya.
• Mati syahid di jalan Allah merupakansalah satu penyebab seseorang untuk masuk Surga.
Didalam kitab Daliilul Faalihiin I/137 ,Ibnu ‘Allan mengemukakan:”Dalam penutupan bab ini (bab taubat) penulis menutup dengan hadits ini,didalamnya terdapat isyarat bahwa seseorang berkewajiban untuk bertaubat dari dosa yang pernah dilaknkannya,meskipun dosa itu besar.Dan dosa besar itu tidak menjadikannya berputus asa dari rahmat Allah T’ala .sebab,Allah itu Mahapenerima taubat lagi Mahapenyayang.Dan dosa sebesar apapun,seperti al-kabair (dosa dosa besar) dan sebanyak apapun,jika dibandingkan dengan rahmat dan kaunia-Nya,maka dosa-dosa itu sangat ringan dan kecil.Allah Ta’ala berfirman:

إِنَّ رَبَّكَ وَاسِعُ الْمَغْفِرَةِ {32}

…..Sesungguhny RabbmuMahaluas ampunan(Nya)…..(QS.An-Najm;32)

Inilah pembahasan seputar hadits ini,adapun penjelasan tentang hadis yang menyebutkan bahwa” pambunuh dan yang dibunuh di neraka maka akan dibahas pada edisi yang akan datang.insya Allah Ta’ala.
(sumber:syarah Riyadhush Shalihin edidi arab (bahjatun nazhirin) dan edisi terjemahan penerbit pustaka Imam Syafi’I dengan sedikit perubahan dan tambahan.oleh Abu yusuf)

by imam komis

Posted in YANG TERBUNUH DAN YANG MEMBUNUH MASUK SYURGA !! KENAPA?? | Leave a comment